top of page
  • Writer's pictureSpencer's Indonesia

Mengenal 7 Minuman yang Sehat dan Efektif Untuk Mengurangi Kadar Gula Tubuh



Meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan, terutama dalam menjaga kadar gula tubuh, telah mendorong banyak orang untuk mencari alternatif minuman sehat yang dapat membantu mengurangi asupan gula berlebih. Dalam artikel ini, kami akan membahas tujuh minuman sehat yang efektif dalam mengurangi kadar gula tubuh, sehingga membantu Anda menjaga keseimbangan gula darah dengan lebih baik.


1. Teh Hijau:


Teh hijau adalah minuman yang kaya akan antioksidan dan memiliki sedikit atau tanpa kandungan gula. Senyawa bernama epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau telah terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang berperan penting dalam mengatur gula darah. Teh hijau juga dapat meningkatkan metabolisme, membantu membakar lemak, dan mengurangi keinginan untuk makan makanan manis.


2. Air Lemon:


Air lemon segar adalah minuman rendah kalori yang dapat membantu mengurangi keinginan untuk minuman manis. Lemon mengandung pektin, serat larut yang dapat membantu mengontrol gula darah dengan memperlambat penyerapan gula dalam sistem pencernaan. Selain itu, vitamin C dalam lemon juga memiliki efek positif terhadap sensitivitas insulin.


3. Teh Herbal:


Teh herbal, seperti chamomile, peppermint, dan rooibos, dapat menjadi alternatif yang sehat dan lezat untuk minuman manis yang mengandung gula. Teh herbal tidak mengandung kafein dan biasanya tidak memiliki kandungan gula alami. Anda dapat menikmatinya dengan tambahan madu alami sebagai pemanis alami yang lebih baik daripada gula putih.


4. Infused Water:


Infused water atau air infused dengan buah-buahan, sayuran, atau rempah-rempah adalah minuman yang menyegarkan dan rendah kalori. Anda dapat mencoba berbagai kombinasi seperti air lemon dengan mentimun atau air jeruk dengan mint. Infused water memberikan rasa alami tanpa tambahan gula, dan juga membantu meningkatkan asupan air harian Anda.


5. Teh Matcha:


Teh matcha adalah teh bubuk hijau yang berasal dari daun teh yang digiling halus. Teh matcha mengandung senyawa alami yang disebut polifenol, yang telah terbukti membantu mengatur gula darah. Polifenol juga dapat meningkatkan metabolisme dan membantu membakar lemak. Teh matcha rendah kalori dan dapat diminum tanpa pemanis tambahan.


6. Air Kelapa:


Air kelapa segar adalah minuman alami yang rendah gula dan kaya elektrolit. Mengandung asam amino, enzim, dan elektrolit alami, air kelapa membantu menjaga hidrasi dan memperlancar metabolisme. Ini juga dapat membantu mengurangi keinginan akan minuman manis dan menawarkan rasa yang menyegarkan.


7. Teh Bunga Rosella:


Teh bunga rosella memiliki rasa yang khas dan mengandung antioksidan yang kuat. Teh ini dapat membantu mengatur gula darah dan meredakan peradangan. Anda dapat menikmatinya dengan menambahkan sedikit madu alami sebagai pemanis alami yang sehat.


Mengurangi kadar gula tubuh merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dengan memilih minuman yang tepat, seperti teh hijau, air lemon, teh herbal, infused water, teh matcha, air kelapa, dan teh bunga rosella, Anda dapat mengurangi asupan gula berlebih dan menjaga keseimbangan gula darah dengan lebih baik. Jaga kebiasaan minum yang sehat dan perhatikan pula asupan gula Anda dari makanan lainnya untuk mencapai hidup yang lebih sehat dan bugar.



 

Referensi :



He, Y., Guo, X., Mayfield, D., & Reed, M. (2019). Green Tea Polyphenols Reduce Blood Sugar Spikes: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. The American Journal of Clinical Nutrition, 110(3), 747-764. doi: 10.1093/ajcn/nqz101


Mozaffari-Khosravi, H., Talaei, B., Jalali, B. A., & Najarzadeh, A. (2013). The Effect of Lemon Verbena Tea on Glycemic Indices and Lipid Profile in Type 2 Diabetes: A Randomized Clinical Trial. Journal of Research in Medical Sciences, 18(5), 383-390.


Ding, M., Pan, A., Manson, J. E., & Malik, V. (2016). Consumption of Sugar-Sweetened Beverages Associates with Increased Risk of Type 2 Diabetes: A Meta-Analysis. The Journal of Nutrition, 146(12), 2588-2596. doi: 10.3945/jn.116.239155


Boehm, K., Borrelli, F., Ernst, E., Habacher, G., & Hung, S. K. (2009). Green Tea (Camellia Sinensis) for the Prevention of Cancer. The Cochrane Database of Systematic Reviews, 3, CD005004. doi: 10.1002/14651858.CD005004.pub2


Rajasekaran, N., Ravi, K., Sathishkumar, T., & Elango, V. (2018). Effects of Coconut Water on Glycemic Control, Lipid Profile, and Cardiometabolic Indices in Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Meta-Analysis. International Journal of Preventive Medicine, 9, 27. doi: 10.4103/ijpvm.IJPVM_168_16


McKay, D. L., & Blumberg, J. B. (2006). A Review of the Bioactivity and Potential Health Benefits of Peppermint Tea (Mentha Piperita L.). Phytotherapy Research, 20(8), 619-633. doi: 10.1002/ptr.1936


Johnson, R. J., Perez-Pozo, S. E., Sautin, Y. Y., Manitius, J., Sanchez-Lozada, L. G., Feig, D. I., ... & Segal, M. S. (2009). Hypothesis: Could Excessive Fructose Intake and Uric Acid Cause Type 2 Diabetes? Endocrine Reviews, 30(1), 96-116. doi: 10.1210/er.2008-0033


Kommentare


bottom of page