top of page
  • Writer's pictureSpencer's Indonesia

Jantung Sehat Dimulai dengan Lemak Baik: Mengapa Perlu Mengenal Jenis Lemak yang Mendukung Tubuh

Updated: Jun 2, 2023



Lemak seringkali dianggap sebagai musuh dalam upaya menjaga kesehatan tubuh. Namun, penting untuk menyadari bahwa tidak semua lemak diciptakan sama. Ada jenis lemak yang baik dan penting untuk kesehatan tubuh, terutama kesehatan jantung. Dalam artikel ini, kita akan mengenal jenis-jenis lemak yang baik dan mengapa mereka penting untuk menjaga kesehatan jantung.


1. Lemak tak jenuh tunggal:


Lemak tak jenuh tunggal adalah jenis lemak yang ditemukan dalam minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Lemak tak jenuh tunggal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung. Konsumsi minyak zaitun sebagai sumber lemak utama dalam diet Mediterania telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.


2. Lemak tak jenuh ganda:


Lemak tak jenuh ganda adalah jenis lemak yang ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna. Lemak tak jenuh ganda mengandung asam lemak omega-3 yang penting bagi kesehatan jantung. Omega-3 dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan menjaga detak jantung yang sehat. Mengonsumsi ikan berlemak secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.


3. Lemak nabati:


Lemak nabati seperti minyak nabati, kacang-kacangan, dan biji-bijian mengandung lemak tak jenuh sehat. Mereka merupakan sumber asam lemak sehat seperti asam oleat dan asam linoleat. Asam lemak sehat ini membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), serta mengurangi risiko penyakit jantung. Pilihan yang baik untuk lemak nabati termasuk minyak zaitun, minyak kanola, almond, kenari, dan biji bunga matahari.


Meskipun lemak yang baik penting untuk kesehatan jantung, tetaplah mengonsumsinya dengan bijak. Lemak mengandung lebih banyak kalori daripada protein atau karbohidrat, sehingga konsumsilah dalam jumlah yang moderat sesuai dengan kebutuhan tubuh. Penting juga untuk membatasi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.


Selain itu, ingatlah bahwa keseimbangan nutrisi yang baik dan gaya hidup sehat secara keseluruhan juga penting untuk menjaga kesehatan jantung. Makanlah makanan yang kaya akan serat, buah-buahan, dan sayuran serta perhatikan asupan gula dan garam. Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan yang sehat.


Dalam rangka menjaga kesehatan jantung, kenalilah lemak yang baik dan pilihlah makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, dan lemak nabati. Dengan kombinasi pola makan yang sehat dan gaya hidup yang aktif, Anda dapat menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.



 


Referensi:



Mozaffarian, D. (2016). Dietary fat. In Cardiovascular Nutrition: Disease Management and Prevention (Eds. S. R. Thomas, C. A. Gebhart, & D. B. Grundy), pp. 17-30. Springer International Publishing.


Schwingshackl, L., & Hoffmann, G. (2014). Monounsaturated fatty acids and risk of cardiovascular disease: synopsis of the evidence available from systematic reviews and meta-analyses. Nutrients, 6(11), 4597-4613.


Delgado-Lista, J., Perez-Martinez, P., & Lopez-Miranda, J. (2012). Mediterranean diet, fat and heart disease. European Journal of Clinical Investigation, 42(12), 1245-1255.


Comments


bottom of page